Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menjadi Pribadi yang Berwibawa Saat Berbicara

Cara Menjadi Pribadi yang Berwibawa Saat Berbicara Mirwan Choky

Hello, Mirwaners! Kali ini saya akan membahas topik yang tidak seperti biasanya. Saya kemaren ada baca-baca artikel tentang bagaimana cara menjadi pribadi yang berwibawa terhadap orang-orang disekitar. Saya membaca tentang hal ini karena saya sangat membutuhkannya. Karena saya sebagai seorang guru, perlu menjaga wibawa terhadap anak didik saya dan juga terhadap orang lain. Dan saya rasa semua orang perlu ada wibawa dalam kehidupan sehari-harinya. Oke, dari apa yang saja baca-baca kemaren, maka saya dapat mengambil beberapa kesimpulan.

Pertama, mari kita lihat wibawa ini apaan sih? Oke, Mirwaners! Menurut Himpunan Pengurus Organisasi Siswa Antar Sekolah, wibawa itu adalah otoritas atau kekuasaan seseorang terhadap orang lain yang membuatnya dapat mempengaruhi tingkah laku orang tersebut. Wibawa dapat muncul dari berbagai sumber, contohnya dari jabatan, penampilan, tingkah laku, dan lain-lain. Pokoknya wibawa itu adalah akibat, sedangkan sebabnya adalah sumber yang telah disebutkan sebelumnya, dan diantara sumber wibawa seseorang adalah kharisma orang tersebut.

Menurut Mario Teguh dalam video Youtubenya, ada beberapa hal yang harus kita lakukan saat berbicara agar kita terlihat berwibawa. Hal-hal tersebut adalah seperti yang saya rangkumkan berikut:

Jangan banyak gerak

Jangan banyak gerak maksudnya hindari gerak tubuh yang tidak berarti secara berlebihan saat berbicara dengan orang lain. Geraklah tubuh anda dibagian-bagian penting saja. Contohnya, jika anda tiba-tiba ingin merespon pembicaraan orang-orang yang berada disamping anda, maka berbicaralah dengan tenang dan anda hanya perlu menggerakkan atau menoleh kepala anda, tapi bukan tubuh anda. Karena orang yang terlalu banyak gerak tubuh akan sulit untuk berbibawa.

Terukur

Disaat anda berbicara, suara anda harus terukur. Suara anda jangan terlalu keras dan juga jangan terlalu lemah. Begitu juga disaat melangkahkan kaki, jarak langkah kaki anda harus terukur. Contohnya, jika langkah awal anda 60 cm, maka kira kan langkah-langkah seterusnya harus sekitar 60 cm juga. Hindari melangkah yang tidak teratur. Awal langkah berjarak 60 cm, eh tiba-tiba langkah kedua menajdi 90 cm dan kembali ke 40 cm. Hindari hal seperti ini.

Jangan tergesa-gesa

Hindari dari sikap tergesa-gesa. Contohnya, ketika anda sedang berdebat dengan orang lain, dan orang lain tersebut sedang membantah anda, maka jangan dipotong bantahan orang tadi secara tergesa-gesa sebelum orang tersebut selesai berbicara. Tunggu mereka selesai terus anda baru bisa ngomong. Justru jika anda langsung memotong pembicaraan orang lain, maka wibawa anda hilang. Jika anda menang dalam perdebatan, maka buatlah orang kalah itu merasa dimenangkah.

Suara Tegas

Memang suara itu adalah pemberian dari Allah. Dan usahakalah untuk menghindari dari suara cempreng, tinggi melengking atau suara terlalu lemah saat berbicara. Busungkan dada dan berbicaralah dengan tegas.

Hindari mengangguk kepala terlalu cepat

Saat kita setuju dengan pendapat atau pembicaraan orang lain, biasanya kebanyakkan orang menganggukan kepala terlalu cepat dan dengan frekuensi yang tinggi. Hindarilah menganggukan kepala banyak kali dengan cepat sambil bilang, “iya iya pak! Iya pak!”. Jika anda ingin menampakkan kesetujuan anda, maka cukup anggungkan kepala anda hanya sekali saja.

Well, demikianlah cara-cara untuk membuat kita lebih berwibawa saat berbicara dengan orang lain. Semoga bermanfaat yah. Kalau ada yang ingin menambahkan, silakan tinggalkan dikolom komentar yah buat saya dan juga para pembaca yang lain.

24 komentar untuk "Cara Menjadi Pribadi yang Berwibawa Saat Berbicara"

  1. klo tangannya suka gerak-gerak itu salah gk?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau tangan gerak-gerak saat bicara itu gak apa-apa. Karena itu bisa membantu kita lancar berbicara.

      Hapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, maaf juga, ini memang bukan hasil copas, tapi ini lah hasil dari apa yang saya baca dan lihat. Dan saya rangkumkan lagi dalam tulisan saya sendiri.

      Hapus
  3. Bermanfaat mas, bisa langsung praktek mas.. :)

    BalasHapus
  4. Saya kalau bicara di depan publik suka keluar jagung. Eh keringet segede jagung

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe... Perlu latihan tu mas Febri supaya tidak gerogi saat bicara didepan publik.

      Hapus
  5. Hindari menganguk kepala terlalu cepat... iya lah jangan.. kesannya kayak ayam lagi matok mkaannya..heheh tips nya bagus,,..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe... Pokoknya jangan jadi seperti ayam yang lagi matok-matok makanan deh.

      Hapus
  6. tulisan yang bermanfaat, follow dulu ah blognya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Moga bermanfaat ya mas. And makasih ya mas udah follow :)

      Hapus
  7. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  8. oke ni tipsnya, langsung dipraktekin ahh

    BalasHapus
  9. Tipsnya masuk akal juga. Tapi sepertinya ada juga ya yang memang sudah bawaan terlihat berwibawa. Saya pernah beberapa kali menemukannya soalnya. hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya sih... beruntunglah bagi yang udah punya sejak lahir.... hehehhe

      Hapus
  10. Klo gue biacara d depn umum suka keluar nasi... Ehh ternyata saya sedang makan....

    BalasHapus
  11. Klo gue biacara d depn umum suka keluar nasi... Ehh ternyata saya sedang makan....

    BalasHapus
  12. supaya ga cempreng gimana mas

    BalasHapus